Monday, October 3, 2016

Bahan-Bahan Kain dan Keunggulan serta Kekurangannya

Untuk membuat pakaian baik itu kemeja, kaos, celana, dll digunakan berbagai macam jenis bahan kain. Biasanya pemilihan jenis kain ini disesuaikan dengan fungsi dari pakaian itu sendiri. Misalnya pakaian bayi biasanya menggunakan bahan yang halus lembut dan kaos anak bisanya menggunakan bahan katun kombed. Untuk lebih menambah pengetahuan tentang kain kita akan membahas tentang jenis-jenis. Setelah googling kesana-kemari akhirnya dapet juga beberapa informasi tentang ini. Berikut adalah jenis-jenis kain:



1. Katun


"Bahan

Kain katun adalah jenis kain rajut (knitting) yang berbahan dasar serat kapas. Terdapat jenis kain yang mirip dengan kain katun yaitu kain PE. Cara mudah membedakannya adalah apabila kain katun dibakar maka baunya seperti kertas atau kayu dibakar dan akan menjadi abu.


Keunggulan:
1. Tidak kisut apabila dicuci
2. Tidak luntur untuk bahan berwarna
3. Mudah disablon
4. Menyerap keringat.
5. Tidak berbulu


Untuk bahan kaos oblong sendiri banyak menggunakan jenis katun kombed, atau katun kardet. Banyak kaos kaos distro di Indonesia yang menggunakan jenis combed cotton 20s atau 30s.



2. Kain Lacoste Piquee


[caption id="attachment_17627" align="aligncenter" width="300"]Kain Bahan Lacoste Bahan Lacoste[/caption]

Kain lacoste piquee biasa digunakan untuk membuat kaos polo/kerah/wangki. Untuk membuat kaos kerah tersebut biasanya digunakan kerah jadi. Kerah jadi adalah bahan kerah yang sudah jadi diproduksi oleh pabrik dan tinggal jahit. Kerah bikin adalah kerah yang dibuat sendiri oleh tukang jahit dengan menggunakan bahan yang sama dengan bahan kaos .



3.Bahan Kain PE


[caption id="attachment_17628" align="aligncenter" width="280"]Bahan Kain Polyester Bahan Polyester[/caption]

Kain PE (Poly Ester) adalah kain yang tingkatnya berada di bawah katun.Bahan dasarnya adalah benang polyester. Sama dengan katun, PE jugatersedia dalam bentuk bahan kaos oblong, lacoste/adidas, maupun pike. Untuk kain kaos yang berbahan dasar PE bentuk dan teksturnya hampir mirip dengan kain kaos yang berbahan dasar katun (cotton). Cara mudah membedakannya adalah kain PE apabila dibakar maka baunya seperti plastik dibakar, jalan apinya cepat dan akan menjadi arang.


Keunggulan:
Murah

Kelemahan:
Pada beberapa jenis PE untuk bahan kaos, kain ini rawan kisut apabila dicuci dan mudah luntur.
Pada jenis PE untuk bahan sweater, biasanya suka berbulu sesudah beberapa kali dicuci.



4. Kain  wools ringan


[caption id="attachment_17629" align="aligncenter" width="235"]Bahan Kain Wol Kain Wol Ringan[/caption]

Di kepala Anda, kain wol mungkin langsung identik dengan bahan yang berat. Untuk lightweight wools, sesuai dengan namanya, kain wol ini tergolong ringan dan bisa dipadukan dengan apa saja. Jatuhnya di badan pun enak dilihat. Kelebihannya, kain ini agak ‘bandel’ alias tahan banting (awet).



5. Akrilik


[caption id="attachment_17630" align="aligncenter" width="300"]Bahan Kain Bahan Akrilik[/caption]

Bahan untuk membuat kemejaini terbuat dari serat plastik. Biasanya dikombinasikan dengan rompi berbahan kain wol ringan.



6. Cashmere


[caption id="attachment_17631" align="aligncenter" width="277"]Bahan Kain Kain Cashmere[/caption]

Bahan ini tergolong mewah, dengan kualitas prima. Jangan heran bila embel-embel price tagnya pun tergolong menguras kantung. Dipadukan dengan rok yang elegan ataupun dengan jeans saja, cashmere tetap terlihat mewah dan mahal. Semakin sering dicuci, bahan ini akan semakin halus. Tapi perhatikan dulu, tidak sembarang cuci, karena mencucinya pun dilakukan dengan shampoo.



7. Jersey


[caption id="attachment_17632" align="aligncenter" width="300"]Bahan Kain Kain Jersey[/caption]

Untuk bahan satu ini, agar jatuhnya enak dan terlihat oke melekat di lekuk tubuh Anda, pilih yang bahannya agak berat. Satu ukuran lebih besar akan menghindari kesan pakaian melekat ketat yang tidak enak dilihat.



8. Denim


[caption id="attachment_17633" align="aligncenter" width="277"]Bahan Kain Bahan Denim[/caption]

Tidak ada yang tidak mengenal dan sayang pada jenis bahan satu ini. Denim alias bahan jeans, dicintai semua kalangan. Semakin gelap warnanya, semakin mudah mencari padanannya. Selain itu juga denim yang berwarna gelap akan terlihat lebih rapi dan formal daripada yang terang dan belel.


Sebenarnya masih banyak bahan kain yang dapat digunakan. Tapi sekian dulu informasi dari kami. Jadi Bahan kain apa yang kalian butuhkan untuk produksi pakaian?. Katakan pada kami dan dengan senang hati kami akan membantu.

Bagikan

Jangan lewatkan

Bahan-Bahan Kain dan Keunggulan serta Kekurangannya
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.