Konveksi Tas Wanita di Bandung

Rossa Ingin Kenakan Hijab Lebih Lama dan Kisah Modal 2 Juta yang Berlipat Ganda [Bagian 4]


Rossa Ingin Kenakan Hijab Lebih Lama dan Kisah Modal 2 Juta yang Berlipat Ganda - Seperti roda yang terus berputar, bisnis Lidya pun sempat mengalami kemerosotan. Terlebih saat Lidya menerapkan harga tawar menawar. Memiliki empat tenant dalam satu mal membuat Lidya sedikit kerepotan mengawasi karyawannya.

Dari situ, dirinya banyak belajar. Kenapa tidak memberikan harga pas saja. Dengan keuntungan yang pasti, sehingga dirinya tak perlu deg-degan lagi. Pembeli juga tidak perlu ngotot-ngototan lagi. Keuntungan yang stabil, kepercayaan pegawai dan pelanggan membuat usaha Lidya makin berkembang.

Lidya selalu berusaha untuk up to date soal fashion muslimah. Ini dilakukan agar pelanggannya, bisa menemukan fashion item terbaru tanpa kesulitan. Ide membuka franchise atau kemitraan berhasil mendongkrak omzetnya melonjak hampir Rp 1 miliar. Tak mudah memang.


Perkembangan teknologi juga membuat Lidya harus belajar keras agar tak ketinggalan zaman. Tak hanya melayani penjualan offline, Lidya juga menerima pesanan secara online. Awalnya dari BBM group, sekarang juga bisa belanja di situs onlinenya.

Aktif di jejaring sosial, juga mengenalkan Lidya pada Ippho Santosa dan Adam Nova. Saat ada kesempatan bertemu keduanya di salah satu seminar, Lidya pun disapa di jejering sosial. Dari interaksi di jejaring sosial itu, malah banyak yang mengajak untuk bekerja sama.

Saat ini, sudah ada dua belas kemitraan di luar Balikpapan. Kemitraan tersebut diantaranya di Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Aceh, Pekan Baru, Padang, Pekalongan, Bekasi, Jakarta, Palembang, Medan dan Riau.

Artikel Terkait