Saturday, January 26, 2013

Menerima Makloon Jahit Topi [Bagian 4]


Menerima Makloon Jahit Topi - Menurut Komnas Perempuan, dalam menegakkan hukum Syariat Islam di Aceh: razia pakaian dilakukan dengan kasar dan merendahkan martabat perempuan. Misalnya: perempuan yang tidak berjilbab dipotong rambutnya, disiram cat, atau dijambak rambutnya di jalan, saat razia.

Hal lain misalnya pengguntingan celana panjang, karena ada dua kota di Aceh yang melarang perempuan memakai celana panjang: dalam razia, perempuan yang memakai celana panjang digunting celana panjangnya, atau dipermalukan dengan diteriaki sebagai pelacur.

Keberagaman Terancam Hilang

Jika dilihat dari dekat, demokrasi Indonesia tidak semulus yang dilihat dunia. Intoleransi tidak hanya milik kelompok garis keras yang jumlahnya kecil. Bahwa mereka yang paling aktif dan vokal mendiskriminasi kelompok lain: ya. Tapi sesungguhnya, cara pandang mereka banyak didukung oleh publik sebagaimana tercermin dalam jajak pendapat soal toleransi.

Inilah problem serius: demokrasi Indonesia berkembang dengan cara ganjil: orang bebas memilih partai politik tapi tidak dengan keyakinan agama. Demokrasi Indonesia semakin kehilangan warna: perlahan-lahan semakin monokromatik.

Sebuah Karya Tulis Andy Budiman dengan Editor Hendra Pasuhuk

Pakar Konveksi adalah sebuah weblog yang mengusung topik dunia fashion. Sekitar 70 persen topik di weblog ini membicarakan seputar dunia fashion, desain krida dan juga mode. Sisanya terkadang membahas topik yang berkaitan dengan dunia kaum hawa. Pakar Konveksi merupakan sebuah weblog masih di bawah sebuah perusahaan konveksi dan perdagangan yang bernama CV Mulia Rencana.

Selanjutnya

Bagikan

Jangan lewatkan

Menerima Makloon Jahit Topi [Bagian 4]
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.