Friday, January 4, 2013

Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan CVC (Cotton Viscouse) [Bagian 4]


Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan CVC (Cotton Viscouse) - Soal kualitas, produk UKM juga semakin meningkatkan daya saingnya. Bahkan produk lokal semakin menggeser busana muslim impor terutama dari China. Dua tahun terakhir,  produk fashion muslim impor semakin lesu karena kualitas produk yang rendah. Beberapa produk jilbab impor misalnya, seringkali ditemukan cepat kusam dan warna memudar setelah dicuci.

Menggali inspirasi dari desainer, internet, juga kalangan artis yang kerap menjadi acuan tren berbusana muslim, para produsen menciptakan koleksi busana muslim yang lebih beragam dengan meningkatkan kualitasnya. Alhasil, koleksi busana muslim dari pusat belanja ini pun kerap dicari reseller dan pebisnis berbagai kalangan. Dengan kualitas yang sama, barang dari pusat grosir ini bisa dibanderol dengan beragam harga.

"Sajadah yang di sini dijual Rp 120.000 bisa dibanderol Rp 700.000 di mal ternama," ungkap Fikri.

Jika Anda bisa menghemat belanja produk UKM berkualitas di pusat grosir, mengapa lantas harus membelinya di mal dengan harga melambung tinggi? Menurut Fikri, produk UKM masih dipandang sebelah mata dan minim promosi. Imej produk UKM memang masih rendah dan perlu ditingkatkan. Meski realitasnya, produk UKM diakui kualitasnya oleh berbagai kalangan.

Kalau Anda tertarik menemukan pengalaman belanja busana muslim di pusat grosir, datanglah lebih pagi. Fikri mengatakan, biasanya mulai pukul 14:00 toko mulai tutup, hanya 40-50 persen yang masih membuka tokonya. Meski ribuan toko ini, 70-80 persennya menjual grosir, Anda tetap bisa leluasa berbelanja satuan. Namun memang harga ritel dan grosir, berbeda 5-10 persen.

Selanjutnya

Bagikan

Jangan lewatkan

Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan CVC (Cotton Viscouse) [Bagian 4]
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.