Thursday, January 31, 2013

Konveksi Seragam Kantor [Bagian 3]


Konveksi Seragam Kantor - Tradisi Jawa kental dalam karya batik Nita. Selain mengembangkan motif asli batik, ia juga mengadopsi unsur tradisi Jawa lain, seperti wayang, menjadi motif batik. Meski begitu, Nita juga mulai menggali potensi dari luar Jawa.

Tak sedikit konsumen mode Indonesia terpapar tren mode dunia. Fenomena itu dirasakan Lenny Agustin. Ia pun menyiasati hal ini. Lenny menggunakan kain Indonesia dan mengadopsi tren melalui teknik pengerjaan busana, antara lain dengan origami.

Ia memperlakukan kain dengan seni melipat kertas khas Jepang itu. Kain Indonesia, seperti jumputan atau tenun, dilipat-lipat membentuk baju, misalnya rok pensil. Bisa juga jadi bagian baju, seperti lengan, atau sebatas aplikasi. Ia tak memotong kain berdasarkan gambar pola.

Meski begitu, Lenny juga tetap terinspirasi siluet busana daerah di Indonesia, seperti baju kurung dan kebaya. Uniknya, siluet kebaya dengan teknik origami, misalnya, berubah jadi blus yang menggantung di perut. Gaya lawas tetapi futuristik itu, antara lain, terlihat pada lengan gembung. Dulu lengan gembung dibuat dengan kerutan, kini Lenny membuatnya dengan origami.

Pakar Konveksi sudah menemani anda dalam jangka  waktu yang cukup lama. Sehingga kami yakin mayoritas dari anda sudah mengetahui isi daripada Pakar Konveksi. Pakar Konveksi pada dasarnya adalah sebuah blog yang bertujuan untuk mempromosikan sebuah konveksi yang bernama CV Mulia Rencana. Namun, posting yang dihadirkan oleh Pakar Konveksi tidak melulu merupakan promosi. Namun juga berisikan informasi tambahan yang berkaitan dengan dunia busana dan juga informasi menarik lainnya.

Selanjutnya

Bagikan

Jangan lewatkan

Konveksi Seragam Kantor [Bagian 3]
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.