Konveksi Tas Wanita di Bandung

Jilbab Zaman Sekarang [Bagian 2]


Jilbab Zaman Sekarang - Menutup aurat dalam ajaran Islam, kerudung harus panjang menutup dada, baju dan rok  panjang longgar serta tidak memperlihatkan lekuk-lekuk tubuh. Yang tersisa hanya muka dan telapak tangan. Islam juga melarang wanita berdandan berlebihan seperti pakai make up tebal dan lipstik warna mencolok. Tapi kenyataan yang kita lihat,  busana muslim yang dikenakan wanita apalagi remaja banyak yang jauh dari ajaran Islam.

Kebanyakan kaum hawa apalagi yang hanya ikut-ikutan tren, hanya berjilbab gaul. Berjilbab tapi tetap pakai baju dan celana jeans ketat. Tak jarang, atasannya kaos ketat lengan panjang dipadu celana pensil yang sangat ngepas plus jilbab gantung. Alhasil penampilan terlihat sangat ”sempurna seksi”. Pantas saja jika kaum adam terpancing dan membayangkan hal-hal negatif karena melihat pemandangan yang sangat mengundang.


Jika ditanya kepada beberapa remaja yang pakai jilbab gaul, dengan enteng mereka menjawab; hanya pakaian seperti itulah yang banyak dijual di toko atau mall. Ya, ini memang sejalan dengan gaya hidup modern yang ingin serba cepat dan instan. Ditunjang kemunculan mall-mall yang mengundang kaum wanita menjadi konsumtif dan gemar shopping. Refresing sembari shopping.

Dalam perjalanannya, busana muslim mengalami perkembangan yang semakin pesat. Tidak hanya di Ranah Minang yang mayoritas penduduknya muslim tapi juga di Indonesia. Hingga tak heran mode pakaian gamis pun beragam.

Jika dulu pakaian muslim identik dengan baju kurung, kini sudah mengalami metamorfosis. Salah satu-nya kaftan yang dipopulerkan penyanyi pop ibukota, Syahrini. Jilbab pun tak lagi berupa kain segitia atau segi empat yang disungkupkan ke kepala. Kini popular dengan sebutan hijab, yakni gaya berjilbab yang dikreasi dan dimodifikasi.  

Selanjutnya

Artikel Terkait