Wednesday, November 7, 2012

Menerima Makloon Jahit Seragam Kantor [Bagian 2]

Menerima Makloon Jahit Seragam Kantor - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ingin membenahi semua infrastruktur dan fasilitas di kantor kelurahan, kecamatan, dan wali kota. Bahkan, saat pemaparannya, Jokowi ingin mengubah kantor instansi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menjadi seperti bank, segala aksesnya terbuka dan tidak ada ruang tertutup.

"Harus ada penataan ruang di kelurahan, kecamatan, kantor wali kota dan diubah seperti bank," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta. Ia lalu menceritakan pengalamannya saat meninjau kecamatan dan kelurahan. Jokowi menemukan banyak kekurangan dari infrastruktur dan pelayanan yang ada.

"Kemarin pas saya ngecek itu terlalu banyak ruang-ruang kecil, ruang-ruang tertutup. Tempat pelayanan yang terbaik itu seperti bank yang sudah tidak pakai loket, jadi terbuka," kata Jokowi.  Saat Jokowi meninjau Kecamatan Cempaka Putih, ia sempat berpura-pura menjadi warga dan mencoba membuat KTP. Namun, ia juga banyak menemukan kekurangan-kekurangan fasilitas di sana, seperti pengadaan kursi.

"Saya kemarin membuat KTP, di situ hanya ada dua kursi, mau duduknya di mana? Apakah di lantai atau mau di mana? Ruang tunggu, tempat duduk enggak ada," kata Jokowi.  Selanjutnya, Jokowi mengatakan, untuk bagian front desk-nya harus selalu senyum dan mengucapkan salam kepada masyarakat yang datang ingin dilayani di instansi pemerintah tersebut.

"Yang dilayani itu harus lebih enak, apalagi di bagian front desk-nya, pelayannya harus memberikan salam. Pakai pakaian khusus jas dasi. Jangan sampai face-nya merengut. Gunakan face yang baik, syukur dapat yang cantik," ujar Jokowi yang disambut tawa dari para SKPD. Selain itu, menurutnya, pendingin udara juga diperlukan di dalam kantor instansi pemerintah.

Selanjutnya

Bagikan

Jangan lewatkan

Menerima Makloon Jahit Seragam Kantor [Bagian 2]
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.