Wednesday, November 7, 2012

Menerima Makloon Jahit Seragam Bank [Bagian 2]

Menerima Makloon Jahit Seragam Bank - Rhesa Yogaswara, Senior Consultant of QASA Strategic Consulting mengatakan, berbicara mengenai sektor riil, salah satunya adalah berbicara mengenai sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bagaimanakah kondisi terkini sektor riil di Indonesia? “Pemerintah saat ini banyak menetapkan kebijakan-kebijakan dan program pengembangan untuk terus mendongkrak ekonomi UMKM,” katanya.

Namun, lanjutnya, program-program yang sudah direncanakan hanyalah sederet program tanpa adanya realisasi yang jelas. “Hal ini, dikarenakan program-program pengembangan UMKM yang dilakukan oleh 26 lembaga pemerintah dan kementrian itu masih dinilai tidak terkoordinasi dengan baik,” ungkap dia.

Dia menjelaskan, pemerintah saat ini masih memfokuskan pada bantuan atau insentif, untuk pengembangan dan pertumbuhan kegiatan UMKM. “Sedangkan program pelatihan, pendampingan dan pembangunan infrastruktur daerah, masih sangat diharapkan menjadi program pemerintah yang akan mendongkrak sektor riil,” timpalnya.

Pada saat yang sama, kata dia, peran Bank Sentral masih dinilai belum jelas di mata para pengusaha UMKM. Pasalnya, baik bank konvensional maupun perbankan syariah harus tetap mempertimbangkan resiko yang mungkin saja terjadi. “Apalagi, bagi perbankan syariah di Indonesia yang menggunakan sistem bagi hasil/nisbah,” ungkap dia.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), pembiayaan syariah ke sektor UMKM di Indonesia telah mencapai angka 70% dari jumlah pembiayaan keseluruhan. “Jika angka 70% tersebut dinominalkan, sebesar Rp58 triliun telah digelontorkan oleh perbankan Syariah di Indonesia hingga akhir bulan September 2012, dalam rangka mendukung pembiayaan UMKM tersebut,” tutur Rhesa.

Selanjutnya

Bagikan

Jangan lewatkan

Menerima Makloon Jahit Seragam Bank [Bagian 2]
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.