Wednesday, November 28, 2012

Menerima Makloon Jahit Polo Shirt Bahan Combed 20s [Bagian 1]

Bisnis Busana Muslim Masih Memiliki Potensi yang Besar

Menerima Makloon Jahit Polo Shirt Bahan Combed 20s - Melanjutkan bisnis busana muslim harus terus dilakukan, walaupun telah banyak bermunculan desainer baru yang menggeluti bidang ini. Karena, Indonesia masih memiliki pasar yang sangat luas mengingat mayoritas penduduknya beragama Islam.

Ditambah lagi dengan sebuah fakta yang mencatat bahwa tren dalam berbusana muslim mengalami peningkatan yang tajam dari waktu ke waktu. Pengguna busana muslim pun mencakup berbagai macam golongan usia. Jika dahulu busana muslim identik dengan orang dewasa, namun kini, kaula muda pun menjadi dominan dalam menggunakan busana muslim.

Dengan semakin meningkatnya minat pasar terhadap busana muslim, sehingga mendorong semakin banyak bermunculannya desainer baru yang turut meramaikan bisnis ini. Hal ini tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagia para desainer dan juga pedagang yang telah lama menggeluti bidang bisnis busana muslim.

Irna Mutiara adalah salah seorang desainer busana muslim asal Garut yang telah lama menggeluti bidang ini. Dia merasakan benar, bagaimana bisnis yang semula sepi peminat, kini menjadi sebuah bisnis yang padat akan kompetitor baru. Namun hal ini tidak lantas membuat Irna merasakan ganjalan yang berarti. Realita yang terjadi merupakan tantangan bisnis yang menyenangkan. Bahkan, berkaitan dengan contek mencontek mode dalam bisnis busana muslim yang kerap terjadi akhir-akhir ini, tidak dianggapnya sebagai sebuah masalah.

Baginya, ide yang bermunculan pastilah luas dan juga beraneka ragam. Tidak mungkin setiap orang menggarap model yang sama persisi. Semua pelaku membawa kadar rezekinya masing-masing. Namun dirinya juga mengaku, seandainya dalam dunia mode ini tidak ada jiplak menjiplak, tentu saja akan menjadi sebuah kondisi persaingan yang lebih bagus.

Selanjutnya

Bagikan

Jangan lewatkan

Menerima Makloon Jahit Polo Shirt Bahan Combed 20s [Bagian 1]
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.