Konveksi Tas Wanita di Bandung

Konveksi Toga [Bagian 5]


Konveksi Toga  - Untuk mempermudah kelancaran program Dana Sehat, Rosmiati dibantu lima kadernya yang merupakan perwakilan rukun warga (RW). Para kader inilah yang mengutip dana dari masyarakat dan menyetorkannya kepada Rosmiati. Para kader ini pulalah yang akan membantu Rosmiati menyalurkan bantuan kesehatan maupun memberikan tabungan persalinan. Menurut Rosmiati, pengkaderan ini dimaksudkan agar program-program yang dibesutnya tetap berjalan meski dia berhalangan hadir atau menjalankannya.

Ros, demikian dia biasa disapa menjelaskan, dana yang terkumpul melalui program Dana Sehat kemudian  digunakan untuk membantu biaya pengobatan para warga yang sakit. Biasanya, bantuan itu berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp400 ribu per pasien.

"Saya hanya ingin membantu masyarakat, tak sepeser pun yang saya ambil. Saya pun tak mengharap imbalan apa-apa," tutur Rosmiati, seperti dilansir laman Satu Indonesia, Selasa (30/10/2012).

Kedua program ini efektif meningkatkan kepedulian warga terhadap sesama, terutama dalam urusan kesehatan. Bahkan, program ini mendorong perbaikan dalam kesehatan para wanita hamil. Terbukti, berdasarkan catatan resmi pemerintah desa maupun keterangan warga, saat ini kematian ibu melahirkan dan balita pun tidak ada lagi.

Di kalangan warga, Ros memang terkenal bertangan dingin. Bahkan, meski tengah hamil delapan bulan, Ros tetap semangat menjalani kewajibannya sebagai satu-satunya tenaga kesehatan di Desa Tunggal Rahayu Jaya. Dia tetap melayani warga yang akan memeriksa kehamilan dan meminta bantuannya saat ingin melahirkan.

Rusdi, salah satu ketua RT di desa Tunggal Rahayu Jaya, mengaku pernah mengantar dan menunggui Ros membantu persalinan seorang wanita pada pukul 02.00 pagi tanpa penerangan. Ketika persalinan usai pada pagi harinya, Rudi baru mengetahui bahwa Ros tidak meminta sepeser pun bayaran.

Selanjutnya

Artikel Terkait