Konveksi Tas Wanita di Bandung

Konveksi Toga [Bagian 4]

Konveksi Toga  - Tidak ada penolakan atas usul Rosmiati. Apalagi, Rosmiati tidak mematok nominal yang wajib ditabung para warga desa setiap bulannya. Hal ini dilakukan Rosmiati karena pendapatan rata-rata masyarakat desa Tunggal Rahayu Jaya hanya Rp1-5 juta per bulan, dengan rata-rata biaya hidup sekira Rp1-3 juta per bulan. Kesulitan ekonomi makin mencekik mereka ketika harga komoditas unggulan di desa tersebut, yakni kelapa dan kelapa sawit, anjlok.

Seorang ibu rumah tangga di desa itu mengaku, menabung sekuatnya setiap bulan. Terkadang dia hanya bisa menyisihkan Rp10 ribu per bulan, pernah juga dia menabung Rp50 ribu hingga Rp100ribu. "Kalau tidak ada uang, ya, tidak menabung," ujarnya.

Selain Tabungan Ibu Bersalin, Rosmiati juga menggagas program Dana Sehat. Serupa dengan Tabungan Ibu Bersalin, program Dana Sehat juga berbentuk tabungan bulanan. Bedanya, program ini ditujukan bagi seluruh masyarakat desa. Setiap kepala keluarga (KK) hanya perlu menyisikan Rp2.000 per bulan. Iuran ini dikumpulkan dalam perkumpulan majelis taklim atau ketika para ibu di desa itu berkumpul di Poskedes untuk imunisasi maupun memeriksa kesehatan anak-anaknya.

Untuk mempermudah kelancaran program Dana Sehat, Rosmiati dibantu lima kadernya yang merupakan perwakilan rukun warga (RW). Para kader inilah yang mengutip dana dari masyarakat dan menyetorkannya kepada Rosmiati. Para kader ini pulalah yang akan membantu Rosmiati menyalurkan bantuan kesehatan maupun memberikan tabungan persalinan. Menurut Rosmiati, pengkaderan ini dimaksudkan agar program-program yang dibesutnya tetap berjalan meski dia berhalangan hadir atau menjalankannya.

Selanjutnya

Artikel Terkait