Konveksi Tas Wanita di Bandung

konveksi Seragam Bulutangkis [Bagian 2]


konveksi Seragam Bulutangkis - Tampil dengan gaya yang menonjolkan identitas Indonesia, tidak harus dengan menggunakan busana kain batik, tenun, atau songket. Penampilan bergaya modern juga bisa didapatkan dengan memadukan kerajinan tangan khas Indonesia seperti tas rotan ataupun kelom, dengan busana modern bergaya retro sesuai dengan kebutuhan kekinian.

Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) kembali memeriahkan Jakarta Fashion Week 2013 di hari terakhir, dengan show tunggal salah satu anggotanya, Hengki Kawilarang. Melalui koleksi yang bertema "Rainbow", Hengki menafsirkan keberagaman Indonesia dalam 48 set busana modern. Hengki memadukan elemen tradisional, yakni pada aksesorinya, untuk memberikan total look berkarakter Indonesia. Tak hanya itu, penggunaan kristal pada cocktail dress dan gaun malam koleksi Rainbow juga berasal dari sentuhan akhir perajin Indonesia pada kristal prechiosa.

"Busananya modern, termasuk bahannya seperti silk, taffeta, organza. Mungkin ke depan akan ada elemen tradisional pada busana. Tapi kali ini elemen tradisional pada penampilan menonjol pada aksesori seperti tas dan kelom yang saya rancang bekerjasama dengan perajin dari berbagai daerah," jelas Hengki.

Lewat koleksi bertema Rainbow tersebut, Hengki membawa pesan, bahwa perempuan bisa tampil dengan gaya Indonesia dengan cara menggunakan aksesori yang kental elemen tradisional dengan sentuhan modern. "Saya miris saat orang berlomba-lomba pakai batik, tenun, songket, sedangkan handicraft hanya dilirik segelintir orang," ungkapnya saat jumpa pers.

Sesuai nama koleksinya, pelangi, Hengki merancang dress berwarna terang. Ia memilih warna berani seperti merah, oranye, kuning, hijau, biru, juga perak berpadu pink, serta ungu berpadu emas, untuk perempuan yang percaya diri untuk tampil sarat kemewahan dengan sentuhan kristal pada detail.

Selanjutnya

Artikel Terkait