Saturday, November 17, 2012

Konveksi Kemeja Kerja [Bagian 2]


Konveksi Kemeja Kerja - Seperti yang Pakar Konveksi sebutkan sebelumnya, kami tidak hanya melakukan promosi belaka, namun juga memberikan informasi gratis kepada para pembaca, seputar dunia fashion dan lain sebagainya. Adapun dalam artikel kali ini, Pakar Konveksi ingin memberikan informasi tentang sebuah band yang mengangkat kemeja kerja dan after prom, sebagai tema busana yang digunakannya, untuk mengangkat gaya glamour rock yang mereka miliki.

Fashion menjadi salah satu unsur yang dapat memberi identitas. Tak hanya bagi individu, namun juga pada sebuah grup band.

Saat ini, fashion tak sekadar menjadi penutup tubuh. Keberadaan fashion kerap dijadikan karakter, maupun identitas bagi seseorang. Di tengah persaingan industri musik, misalnya, seorang penyanyi maupun grup band memilih sebuah tema dalam berbusana.

Berniat “menabrak” arus, grup band Volts dengan aliran musik rock juga konsisten dalam memilih outfit.

“Konsep busana kita sebenarnya After Prom. Biasanya kan prom night identik dengan segala sesuatu yang formal dan rapi. Kalau kita, justru lebih berantakan, karena biasanya setelah prom kita banyak sudah selesai pesta,” terang Lani Leyli, vokalis Volts, belum lama ini.

Lebih lanjut, band yang terdiri dari tiga orang personel, yaitu Lani, Vetto, dan Onesh ini menerangkan bahwa setiap lagunya memiliki tema busana yang berbeda pula.

“Tapi gaya utama kita sebenarnya lebih ke arah glamour rock. Kalau saya pakai bustier, dress, sementara Vetto dan Onesh pakai rompi, kemeja, atau jas. Tapi semuanya tetap dengan gaya yang lebih berantakan,” tutupnya.

Selanjutnya

Bagikan

Jangan lewatkan

Konveksi Kemeja Kerja [Bagian 2]
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.