Konveksi Tas Wanita di Bandung

Konveksi Jas Almamater [Bagian 2]

Konveksi Jas Almamater - Acara-acara televisi yang tidak bermuatan pendidikan, tapi melibatkan mahasiswa saat ini kian marak saja. Terlebih, para mahasiswa dalam acara-acara itu mengenakan jas almamater. Padahal, jas atau jaket almamater merupakan simbol kebesaran mahasiswa yang dianggap sakral. Siapa pun yang memakai jaket itu, tentu dia akan merasa bangga dan percaya diri. Perasaan itu memang sangat beralasan, karena mereka merasa sudah menempati posisi paling tinggi dalam dunia akademik, yaitu menjadi seorang mahasiswa. Sebab, tidak semua orang bisa merasakan menjadi mahasiswa, karena adanya berbagai kendala.

Tidak hanya perasaan bangga dan percaya diri bagi yang memakainya tetapi orang lain pun akan segan ketika melihat jaket almamater itu dikenakan. Bahkan menimbulkan perasaan kagum dan ingin memakainya. Diakui atau tidak, itulah kesan pertama yang didapat ketika melihat jaket almamater dipakai oleh mahasiswa.

Jaket almamater biasanya digunakan hanya pada momen-momen tertentu yang dianggap strategis dan penting, baik itu digunakan intrakampus maupun ekstrakampus. Tidak pada sembarang waktu dan tempat mahasiswa memakainya, meskipun sama sekali tidak ada aturan yang  melarang hal itu. Seolah sudah menjadi tradisi mahasiswa, jaket almamater memang tidak bisa dipandang remeh dan dianggap sakral.

Di luar kampus, jaket almamater tetap bisa menunjukkan eksistensi dan kebesarannya, yaitu ketika dalam aksi demonstrasi. Biasanya, demonstrasi akan dipandang serius ketika yang berdemo itu adalah orang-orang yang mengenakan jaket itu, yang tidak lain adalah mahasiswa. Karena itulah yang membedakan kualitas aksi demonstran. Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi tentunya tidak sembarangan demo, tapi memang sudah ada pertimbangan dan analisis yang matang. Oleh sebab itu, setiap ada mahasiswa demo, pasti ada rasa ketakutan di antara pejabat-pejabat publik yang didemo.

Selanjutnya

Artikel Terkait