Friday, November 23, 2012

Konveksi Bagpack Bahan Canvas [Bagian 2]


Konveksi Bagpack Bahan Canvas - Para mahasiswa yang terlibat mulai dari teknik tata busana, teknik industri, maupun teknik mesin. Berbagai disiplin ilmu diterapkan untuk menghasilkan sebuah kostum yang tidak hanya memiliki nilai seni. Tapi, kostum yang juga layak dan nyaman dikenakan.Pada mulanya, Pertiwi Pujaningwang ditampilkan dalam 25 set busana. Hanya, karena keterbatasan ruang pertunjukan maka 14 model kostum lainnya tidak disertakan dalam ajang ini.

”Pertiwi Pujaningwang konsepnya adalah busana karnaval di outdoor dengan ruang pertunjukan yang lebih luas,” jelasnya.

Set busana karnaval yang dibuatnya juga cukup besar. Rata-rata berukuran lebih tiga meter. Hanya, dalam pertujukan kemarin, dibuat setinggi antara satu hingga dua meter. Alasannya, pertujukan kali ini dilakukan di dalam gedung. Busana-busana tersebut ditampilkan dalam beberapa gaya, warna pelangi, bunga, dan flora.

”Warna pelangi menggambarkan kekayaan Indonesia, baik alam, kultur, dan seni,” terang lelaki kelahiran Ngawi 42 tahun silam itu.

Pertiwi Pujaningwang, ujarnya, mengadung banyak filosofi. Salah satunya adalah adanya bunga melati dan kamboja yang menghiasi busana tersebut. Di setiap kesempatan, bunga kamboja selalu ditampilkan dalam busana garapannya.Menurutnya, kamboja adalah bunga yang sederhana. Tapi, memiliki nilai artistik. ”Kami ingin tim kami ini sederhana. Namun, artistik jika diletakkan di mana saja,” terangnya.

Kegemaran Afif terhadap fesyen muncul sejak duduk di bangku sekolah dasar. Pada usia tersebut, dia sudah sering mendesain busana. Kegemaran mendesain tersebut terinspirasi dari orang tua dan neneknya. Ketka itu, ibunya suka merias dan membuat baju. Sedangkan ayahnya adalah pelukis. Sementara sang nenek berprofesi sebagai pembatik.

Selanjutnya

Bagikan

Jangan lewatkan

Konveksi Bagpack Bahan Canvas [Bagian 2]
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.