Konveksi Tas Wanita di Bandung

G9 Rookie Rock Mengungkapkan Upaya Untuk Menjadikan Batik menjadi Tren Global [Bagian 2]


G9 Rookie Rock Mengungkapkan Upaya Untuk Menjadikan Batik menjadi Tren Global - Menurut dosen Desain Interior Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya itu, upaya yang dimaksud adalah roadshow batik yang melibatkan desainer Indonesia berskala internasional ke seluruh dunia yang didukung pemerintah dan berupaya melakukan penyesuaian selera.

"Upaya lain yang juga penting, desainer Indonesia yang diajak roadshow ke seluruh dunia itu harus melakukan penyesuaian selera negara yang dituju terhadap batik yang tentu berbeda motif," katanya.

Ia mencontohkan Jerman (Eropa) lebih suka warna biru, sementara warga Jepang lebih suka warna alami (warna pucat), mayoritas warga Amerika Serikat lebih suka motif klasik, atau Amerika Selatan yang lebih suka warna mencolok (merah/hitam).

"Kedua upaya itu harus didukung dengan dokumentasi yang memadai, baik narasi maupun foto, lalu pemerintah membukukan motif batik dari seluruh dunia untuk dipromosikan di berbagai forum atau pameran internasional, baik forum para pejabat maupun anak-anak muda," katanya.

Tentu, pemerintah juga harus menyiapkan produksi batik nasional secara masif, sehingga ekspor batik yang selama ini sudah berlangsung ke Brasil (Amerika Selatan), beberapa negara Asia, dan Afrika akan terus berkembang.

"Saya sendiri sudah membuat buku yang dapat melengkapi, karena saya menyoroti filosofi batik, seperti filosofi di balik Batik Gringsing dan Kawung di Jawa Timur. Batik Gringsing lebih bersifat ritual, sedangkan Batik Kawung lebih melambangkan status sosial pemakainya," katanya.

Semoga saja, apa yang sudah G9 rookie rock tulis dibaca oleh pihak yang memang mempunyai power untuk mewujudkan batik menjadi suatu bagian dari busana global.

Artikel Terkait